Member of Jakarta Future Exchange | Member of Indonesia Derivatives Clearing House

PT Equityworld Futures : Emas Dekati Level Puncak Terkait Inflasi
Uncategorized

PT Equityworld Futures : Emas Dekati Level Puncak 5 bulan Terkait Kekhawatiran Inflasi, Lesunya Dolar

PT Equityworld Cirebon Emas mendekati level puncak hampir lima bulan pada hari Selasa (1/6) di tengah dukungan dari lesunya serta  kekhawatiran yang meningkat atas inflasi, diikuti investor juga menunggu data utama AS yang akan dirilis akhir pekan ini sebagai ukuran sejauh mana pemulihan ekonomi berlangsung.

Harga emas di pasar spot naik 0,2% menjadi $1.911,02 per ons, setelah sebelumnya menyentuh level tertinggi sejak 8 Januari di $1.916,4. Emas berjangka AS naik 0,4% menjadi $ 1.913,60.

Indeks dolar turun 0,3% terhadap para pesaingnya. Data menunjukkan pekan lalu harga konsumen AS melonjak pada bulan April, dengan indeks inflasi yang mendasari melampaui target 2% Federal Reserve.

Emas spot mungkin naik ke kisaran $1.932-$1.953, ungkap analis teknis Reuters Wang Tao.

Perak naik 0,9% menjadi $28,29 per ons, setelah menyentuh level tertinggi dua pekan di awal sesi. Palladium naik 1,3% menjadi $ 2.865,86, sementara platinum turun 0,1% menjadi $ 1.184,98

Baca Juga : PT. Equityworld Futures – Keunggulan dan karakteristik Produk

Emas stabil di sekitar $1.900 per ounce karena investor terus mempertimbangkan optimisme atas pemulihan ekonomi terhadap kekhawatiran inflasi menjelang laporan pekerjaan utama pada hari Jumat (4/6) pekan ini.

Data yang dirilis pada Selasa (1/6) menunjukkan ukuran manufaktur AS meningkat pada Mei, didorong oleh pertumbuhan pesanan yang lebih kuat. Itu mendorong imbal hasil pada Treasuries 10-tahun, yang membebani permintaan untuk emas batangan tanpa bunga.

Harga Emas di pasar spot sedikit berubah pada $1,898,88 per ounce pada pukul 08:03 pagi waktu Singapura. Harga naik ke $1.916,64 pada hari Selasa, tertinggi sejak 8 Januari, sebelum mundur. Perak turun, sementara platinum dan paladium stabil. Indeks Spot Dolar Bloomberg sedikit berubah.

Sumber Reuters & Bloomberg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.