PT Equity World – Harga emas ditutup dengan kenaikan kecil pada hari Rabu (22/9), kemudian naik lebih jauh setelah pejabat Federal Reserve mengisyaratkan bahwa mereka hampir siap untuk mengurangi pembelian obligasi dan berharap untuk menaikkan suku bunga pada akhir 2022.

Emas Desember berada di $1.785,80 per ons dalam perdagangan elektronik, menyusul penyelesaian di $1.778,80, naik 60 sen, atau 0,03%, untuk sesi tersebut.

Baca Juga : Emas Berjangka Berakhir Lebih Tinggi Untuk Sesi Kedua Beruntun

Emas berjangka mengarah lebih rendah pada Rabu (22/9) pagi, bersiap untuk berakhir di wilayah negatif untuk pertama kalinya dalam tiga sesi terakhir, karena investor mengamati pembaruan terbaru kebijakan dari Federal Reserve, yang dapat mempengaruhi harga logam mulia.

Emas untuk pengiriman Desember turun $4,70, atau 0,3%, menjadi $1.773,50 per ons, setelah naik 0,8% pada kemarin.

The Fed dijadwalkan untuk merilis pernyataan kebijakan dan proyeksi suku bunganya pada pukul 2 siang waktu timur AS, setengah jam setelah perdagangan di Comex untuk logam diselesaikan. Rilisan tersebut akan diikuti oleh konferensi pers yang digelar oleh Ketua Fed Jerome Powell pada pukul 14:30 siangnya.

The Fed dapat mengumumkan waktu dan laju untuk mengurangi pembelian obligasi era krisis, tetapi investor juga akan mewaspadai prospek kenaikan suku bunga serta tanda-tanda bahwa kesehatan fiskal pengembang properti China Evergrande yang sangat berpengaruh, sehingga memberikan kekhawatiran bank sentral mengenai penyebab efek knock-on di AS dan di tempat lainnya.

Sumber Marketwatch