Member of Jakarta Future Exchange | Member of Indonesia Derivatives Clearing House

Equityworld Futures - Emas berjangka naik
Uncategorized

Equityworld Futures Cirebon – Emas Berjangka Lanjutkan Gain Beruntun Sesi Keenam

PT Equity world Futures

Equityworld Futures – Emas berjangka naik pada Kamis (11/11), yang melanjutkan gain menjadi sesi keenam secara beruntun untuk menandai penyelesaian lain di level tertinggi sejak pertengahan Juni.

Kenaikan harga emas mengikuti kenaikan harga 1% sehari sebelumnya, “ketika melonjak mengikuti laporan inflasi karena para pedagang merespon inflasi yang lebih tinggi,” ungkap Craig Erlam, yang merupakan analis pasar senior di Oanda.

Emas untuk pengiriman Desember naik $15,60, atau 0,8%, yang menetap di $1,863,90 per ons, penyelesaian kontrak teraktif tertinggi sejak 14 Juni, menurut data FactSet.

Baca Juga : Manajemen PT Equityworld Futures Cirebon  

Harga emas mendekati level tertinggi lima bulan pada hari Kamis (11/11), yang mereka sentuh di sesi sebelumnya setelah data menunjukkan indeks harga konsumen AS melonjak bulan lalu memicu serbuan untuk logam mulia yang dilihat sebagai tempat lindung nilai terhadap inflasi.

Spot gold naik 0,6% menjadi $1,860,18 per ounce pada 1422 GMT. Emas berjangka AS untuk pengiriman Desember naik 0,9% menjadi $1,865.50.

Emas naik sebanyak 2% pada hari Rabu dan mencapai level tertinggi sejak pertengahan Juni setelah data menunjukkan harga konsumen AS naik pada laju tercepat mereka dalam 31 tahun, lebih banyak tanda inflasi dapat tetap tinggi hingga tahun 2022.

Di tempat lain, perak spot naik 1,7% menjadi $25,05 per ounce, mencapai level tertinggi sejak 6 Agustus di awal sesi. Platinum naik 1,9% pada $1.087,75 per ounce dan paladium melonjak 2,7% menjadi $2.075,09.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, melonjak USD 15,6 atau 0,84 persen, menjadi ditutup pada USD 1,863,90 per ounce, menetap di level tertinggi sejak 14 Juni Sehari sebelumnya, Rabu(10/11) emas berjangka bertambah USD 17,5 atau 0,96 persen menjadi USD 1.848,30, setelah terdongkrak USD 2,8 atau 0,15 persen menjadi USD 1,830,80

pada Selasa (9/11), dan menguat USD 11,2 atau 0,62 persen menjadi USD 1.828,00 pada Senin (8/11). ahli strategi pasar senior di RJO Futures Bob Haberkorn menilai pasar ketakutan oleh data IHK (indeks harga konsumen) yang masuk cukup tinggi.

Sumber Reuters dan Marketwatch