Member of Jakarta Future Exchange | Member of Indonesia Derivatives Clearing House

PT Equity World - Emas Naik Karena Dolar Melunak,
Uncategorized

PT Equity World – Emas Naik Karena Dolar Melunak, Imbal Hasil Obligasi Batasi Gain

PT Equity World

PT Equity World – Harga emas melanjutkan kenaikan beruntunnya untuk hari kedua pada Rabu (20/10), didukung oleh melesunya dolar, meskipun kenaikan dibatasi oleh peningkatan imbal hasil obligasi AS serta potensi pengurangan program pembelian aset oleh Federal Reserve.

Harga emas di pasar spot naik 0,6% menjadi $1.780,20 per ons  pada 1105 GMT. Logam naik sebanyak 1,2% pada hari Selasa. Emas berjangka AS naik 0,5% menjadi $1.780,00.

Produksi manufaktur AS turun paling tajam dalam tujuh bulan terakhir di bulan September, indikasi lain bahwa kendala pasokan menghambat pertumbuhan ekonomi.

Sehingga membuat emas lebih menarik bagi pembeli luar negeri, indeks dolar sedikit berubah dan tidak jauh dari level terendah tiga pekan pada hari Selasa.

Sementara itu, imbal hasil obligasi AS dengan tenor 10 tahun melonjak ke level tertinggi sejak 20 Mei.

Di tempat lain, platinum di pasar spot turun 0,1% menjadi $1.039,49 per ons, paladium turun 1% menjadi $2.076,68.

Perak naik 1,2% menjadi $23,94.

Baca Juga : Manajemen PT Equityworld futures

Harga emas naik untuk hari kedua menyusul komentar dari pejabat Federal Reserve yang mengecilkan kemungkinan kenaikan suku bunga dalam waktu dekat.

Gubernur Christopher Waller mengatakan pada hari Selasa bahwa Fed harus mulai mengurangi program pembelian obligasi bulan depan, meskipun kenaikan suku bunga mungkin “masih ada waktu mengambil jeda.” Pidato dan diskusi yang akan datang oleh para pejabat termasuk Randal Quarles, Mary Daly dan Ketua Jerome Powell juga akan diawasi dengan ketat menjelang pertemuan bank sentral bulan depan.

Bullion telah berfluktuasi baru-baru ini karena para pedagang berusaha untuk mengukur kecepatan di mana stimulus era pandemi akan dikendalikan oleh bank sentral. Inflasi yang sedang berlangsung, didorong oleh harga energi yang tinggi dan rantai pasokan yang kacau telah memicu kekhawatiran kenaikan suku bunga bisa datang lebih cepat dari yang diharapkan, prospek yang dapat menekan emas. Gubernur Waller mengatakan bahwa jika inflasi tetap di atas 2% hingga 2022, dia akan mendukung peluncuran lebih awal.

Para pedagang AS sekarang memperkirakan kenaikan suku bunga penuh ke pertemuan kebijakan Fed September tahun depan. Tetapi banyak bank sentral dunia, kecuali Bank Sentral Eropa, diperkirakan akan bergerak lebih cepat.

Spot gold naik 0,6% menjadi $1.778,94 per ons pada pukul 9:46 pagi di London, setelah naik 0,3% pada hari Selasa. Indeks Spot Dolar Bloomberg stabil setelah turun 0,3% di sesi sebelumnya.

Sumber marketwatch dan Blomberg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.