Member of Jakarta Future Exchange | Member of Indonesia Derivatives Clearing House

PT Equity World - Emas Berjangka Kembali Ditutup Di Bawah Level Kunci
Uncategorized

PT Equity World – Emas Berjangka Kembali Ditutup Di Bawah Level Kunci $1.800

PT Equity World

PT Equity World – Emas berjangka turun pada hari Selasa (26/10), menetap di bawah $1.800 per ons sehari setelah membukukan penyelesaian di atas level harga tersebut untuk pertama kalinya sejak pertengahan September.

Harga emas tergelincir pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), menyusul aksi ambil untung dari kenaikan beberapa sesi sebelumnya, di tengah menguatnya dolar dan laporan laba perusahaan yang positif

Aksi ambil untung, bersama dengan sedikit kenaikan dolar AS dan penurunan emas di bawah level kunci $1.800, menyebabkan aksi jual harga emas hari Selasa, Chintan Karnani, direktur penelitian di Insignia Consultants, mengatakan kepada MarketWatch.

Dolar, yang diukur dengan indeks ICE Dolar AS naik 0,2% setelah Conference Board mengatakan Selasa bahwa indeks kepercayaan konsumen AS naik menjadi 113,8 pada Oktober dari revisi 109,8 pada September.

Dalam transaksi Selasa, emas Desember turun $13,40, atau 0,7%, menjadi berakhir di $1.793,40 per ons. Itu mengikuti kenaikan 0,6% pada hari Senin, yang membawa harga untuk kontrak paling aktif ke penyelesaian tertinggi sejak 14 September, menurut data FactSet.

Perak Desember juga berakhir di $24,088 per ons, turun 50 sen, atau hampir 2,1%, sehari setelah membukukan kenaikan 0,6%.

Baca Juga : Manajemen PT Equityworld futures

Emas berjangka sedikit lebih rendah pada Selasa (26/10) pagi, dan berjuang untuk mempertahankan posisi mereka di atas $1.800 setelah ditutup di atas level tersebut pada hari Senin untuk pertama kalinya sejak pertengahan September.

Emas untuk pengiriman Desember diperdagangkan $7.80, atau 0,4%, lebih rendah pada $1.798,90 per ounce, menyusul kenaikan 0,6% sehari lalu, yang membawa harga untuk kontrak paling aktif ke penyelesaian tertinggi sejak 14 September, menurut data FactSet.

Bullion sebagian besar didukung oleh kekhawatiran tentang inflasi yang terus-menerus di seluruh dunia, dengan logam mulia dipandang sebagai lindung nilai terhadap tekanan harga yang semakin intensif. Namun, ekspektasi bahwa Federal Reserve akan dipaksa untuk menaikkan suku bunga, yang saat ini berada di kisaran antara 0% dan 0,25%, lebih cepat dari yang diantisipasi sebelumnya kemungkinan akan membatasi reli untuk logam mulia.

Sumber Marketwatch